April 2008


Bogor selain berarti tunggul kawung, juga berarti daging pohon kawung yang biasa dijadikan sagu (di daerah Bekasi). Dalam bahasa Jawa “Bogor” berati pohon kawung dan kata kerja “dibogor” berarti disadap. Dalam bahasa Jawa Kuno, “pabogoran” berarti kebun kaeung. Dalam bahasa Sunda umum, menurut Coolsma, ?L “Bogor” berarti “droogetapte kawoeng” (pohon enau yang telah habis disadap) atau “bladerlooze en taklooze boom” (pohon yang tak berdaun dan tak bercabang). Jadi sama dengan pengertian kata “pugur” atau “pogor”. Akan tetapi dalam bahasa Sunda “muguran dengan “mogoran” berbeda arti. Yang pertama dikenakan kepada pohon yang mulai berjatuhan daunnya karena menua, yang kedua berarti bermalam di rumah wanita dalam makna yang kurang susila. Pendapat desas-desus bahwa Bogor

itu berarti “pamogoran” bisa dianggap terlalu iseng. (lagi…)

Judul                : Tradisi Tawasul, Panduan dan etika Ziarah kubur

Penulis              : Lakpesdam

Penerbit            : Lakpesadam NU

Cet                   : Kedua, 2006

Tebal                :   hlm.

Harga               : Rp. ,

 

Siapa Bilang Ziarah Kubur dilarang?

 

Buku ini hendak menjelaskan persoalan tawasul yang menjadi tradisi kaum nahdliyin. Selain itu, buku ini juga hendak menghadirkan argumentasi teologi terkait dengan dibenarkannya ziarah kubur dan wisata kubur.

  (lagi…)

Judul                : asy-Syifâ` bi Ta’rîfi Huqûq al-Mushthafâ

Penulis              : Qâdhî ‘Iyâdh

Penerbit            : Dâr al-Fikr

Cet                   :  Pertama, 2004

Tebal                :  304

Harga               :

 

Keagungan Nabi pun Perlu Diteguhkan

 

Tanpa kelahiran seorang anak manusia bernama Abu al-Fadhl, mungkin Barat Islam tak akan pernah terdengar namanya di dunia Islam. Demikianlah pernyataan sebagian ulama untuk menunjukkan betapa besar pengaruh Qadhi Iyadh. Nama lengkap Qadhi Iyadh adalah Abu al-Fadhl Musa ibn ‘Iyâdh ibn Umar ibn Mûsâ al-Yahshabiy as-Sibtiy al-al-Muhaddits al-Mâlikiy.

 

Abu al-Fadhl lahir 476 H, dan ada pendapat yang mengatakan ia lahir bulan Sya’ban 496 (Kasyf azh-Zhunûn, jilid, IV, hlm. 52). Ia hidup pada akhir pemerintahan Daulah al-Murâbihîn dan awal-awal pemerintahan Daulah al-Muwahiddîn. Ia telah menguasi pelbagai disiplin keilmuan yang berkembag pada masanya. Karena penguasaannya yang dalam terhadap disiplin ilmu pengethuan yang berkembang saat itu para ulama memberinya banyak gelar. Di anatarnya ialah al-Faqîh (Pakar Yurisprudensi Islam), al-Muhaddits (Pakar Hadits),  dan asy-Syâ`ir (Pujangga). (lagi…)

Judul                : Horizon Manusia

Penulis              : Dr. Mahmoud Rajabi

Penerbit            : al-Huda

Cet                   :  Pertama, 2006

Tebal                :  viii +292 hlm.

Harga               : 35,000

 

Mempelajari Manusia, Memahami Diri Sendiri

 

Tentang manusia, ribuan buku telah ditulis, puluhan teori dan ilmu telah disusun, namun ia masih misterius.

 

Ia melambung tinggi bagai malaikat, bisa pula menukik laksana binatang buas. Ia bahkan bisa meracik keburukan dan kebaikan dalam sebuah tindakan.

 

Ia adalah penguasa (khalifah) bumi, dan pewarist kerajaan Tuhan.

 

Ini buku paling mutakhir yang mengurai tentang manusia dalam perspektif al-Qur’an.

Judul                : Cendikiawan Penguasa

Penulis              : H.M Jurlan

Penerbit            : Elsas

Cet                   : Pertama, 2007

Tebal                :  xi + 255 hlm.

Harga               : Rp. 55.500,-

 

Membangun Masa Depan Bangsa

 

Setiap manusia mempunyai tingkat apresiasi yang berbeda-beda terhadap kebudayaannya. Cukup sulit menemukan sebuah catatan panjang tentang latar belakang kebudayaan tertentu yang dapat dijadikan pisau anlisa untuk mengenal diri sendiri. Kesulitan ini wajar saja mengingat tidak semua orang merasa perlu untuk mengenal dirinya sendiri. Akibatnya seringkali kelompok tertentu, termasuk suku dan bangsa tertentu, tidak mampu merekayasa masa depannya sendiri. (lagi…)

Judul                : Peradaban Islam

Penulis              : Sultan Fathoni

Penerbit            : Elsas

Cet                   : Kedua, 2007

Tebal                :  xx + 196 hlm.

Harga               : Rp. 47.500,-

 

Membangun Peradaban Islam

 

Islam sangat menghargai ilmu pengetahuan sehingga menjadi lumrah apabila karakter khas peradaban Islam adalah konsentrasi terhadap pembangunan ilmu pengetahuan. Pembangunan dunia pendidikan merupakan instrumen memperkuat basis keilmuan. Bagi umat Islam, pendidikan merupakan sarana penting upaya pemberdayaan manusia dan penanaman nilai-nilai kemanusiaan yang pada gilirannya akan menciptakan suasana dan tata kehidupan masyarakat yang beradab dan berperadaban, atau kalau dalam istilahnya Alex Inkeles di sebut manusia modern. Menurutnya, pendidikan merupakan faktor terpenting yang mencirikan manusia modern. Satu tahun pendidikan mampu menaikkan dua sampai tiga poin skala modernisasi dari nol sampai seratus. Dalam perspektif Islam, pendidikan Islam tidak hanya sebagai sarana pencapaian tujuan-tujuan sosial ekonomi, tapi juga meningkatkan spiritualitas manusianya. (lagi…)

Judul                : Menuju Islam Rasional

Penulis              : Abul Qasim al-Khu’i

Penerbit            : Hawra

Cet                   :  Pertama, 2003

Tebal                :  xi +182 hlm.

Harga               :

 

Sebuah Pilihan Tepat dalam Memahi Islam

 

Mengapa sekarang banyak agama yang menjadi onggokan dogma, mitos, dan doktrin belaka? Apa tolok ukur yang paling mungkin untuk menentukan agama yang paling benar dan legitimate serta mana yang menyimpang? Rangkaian persoalan ini semakin penting untuk dijawab seiring dengan kian derasnya perubahan berbagai sektor kehidupan masyarakat dewasa ini akibat perkembangan teknologi dan industri.

  (lagi…)

Judul                : Jalan Menuju Khorasan

Penulis              : Kamal Sayed

Penerbit            : al-Huda

Cet                   :  Pertama, 2006

Tebal                :  vi + 373 hlm.

Harga               :  Rp. 29,500,-

 

Serial Novel Sejarah

 

Kibarkan Bendera! Gelar permadani…….!

 

Ia bersiap memecah Eufrad dan mengukir punggung sahara dengan jejak-jejak bersinambung…..

 

Kelana panjang Pangeran tanpa mahkota dari riuh pesta para bromocorah dan bising tawa para penari istana…….

 

Menyongsong selaksa harapan diseberang, nun jauh di sana………

 

Angin berdesau dan ia pun tinggalkan Basrah, melintasi Qum, lalu Neysyapour menuju khurasan. Ada apa di Khorasan? Mari kita kunjung ke sana menjelajah melalui buku serial novel ini.

Judul                : Peta Masa Depanku (PMD)

Penulis              : Hayadin

Penerbit            : Elsas

Cet                   : Kedua, 2006

Tebal                :  xxvii + 312 hlm.

Harga               : Rp. 55.500,

 

Menjadikan masa depan jadi milik Anda

 

PMD, buku ini ditulis untuk mereka yang mengakui punya masa depan. Dengan pengakuan itu, buku ini akan membimbing, memanag, mengarahkan potensi yang Anda miliki. Karena hidup ini tidak cukup hanya dengan pintar, tapi harus punya strategi dan terlatih. (lagi…)

Judul                : Cendikiawan Penguasa

Penulis              : H.M Jurlan

Penerbit            : Elsas

Cet                   : Pertama, 2007

Tebal                :  xi + 255 hlm.

Harga               : Rp. 55.500,-

 

Membangun Masa Depan Bangsa

 Setiap manusia mempunyai tingkat apresiasi yang berbeda-beda terhadap kebudayaannya. Cukup sulit menemukan sebuah catatan panjang tentang latar belakang kebudayaan tertentu yang dapat dijadikan pisau anlisa untuk mengenal diri sendiri. Kesulitan ini wajar saja mengingat tidak semua orang merasa perlu untuk mengenal dirinya sendiri. Akibatnya seringkali kelompok tertentu, termasuk suku dan bangsa tertentu, tidak mampu merekayasa masa depannya sendiri (lagi…)

Halaman Berikutnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.