ACEH SINGKIL–MICOM: Sekolah swasta setingkat SD dan SMP di Kabupaten Aceh Singkil, Aceh belum menerima dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) triwulan pertama.
Jumlah dana BOS yang masih tertahan itu sebesar Rp1.088.192.000, untuk 12 sekolah swasta tersebar di berbagai kecamatan setempat. Hal itu dikhawatirkan terganggu proses belajar mengajar dan pelaksanaan ujian akhir.
Padahal, batas waktu pencarian dana BOS triwulan pertama seharusnya selesai pada Januarai-Maret 2011, sekarang telah berakhir. Sedangkan sekolah negeri di babupaten setempat telah menerima dana batuan opersional itu sebagaimana mestinya.
Para pengelola sekolah swasta dan dewan guru merasa seperti didiskriminatif terhadap bantuan itu. Kebutuhan sekolah yang seharusnya sudah dibeli terpaksa tertunda, karena belum ada biaya. Bahkan kebutuhan operasional sekolah yang dianggap sangat mendesak, sekarang berutang pada toko langganan.
Pemerhati masalah pendidikan dan sosial keluarga di Aceh, Nurbaiti, kepada mediaindonesia.com, Kamis (7/4), mengatakan, seharusnya pemerintah atau pihak Dinas Pendidikan tidak mengulur-ulur penyaluran dana BOS termasuk kepada sekolah swasta.
Apalagi sekolah swasta di Aceh umumnya krisis dana atau kekurangan fasilitas belajar mengajar. Sekolah ini sering mengandalkan bantuan berbagai pihak dari pada memperoleh perhatian pemerintah.
“Walaupun status swasta, tetapi membutuhkan fasilitas sama seperti sekolah negeri. Mereka mengemban tanggungjawab besar untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Status sering dianggap rendah dan sering terpinggirkan, tetapi manfaatnya kadang lebih besar,” kata Nurbaiti.
Kepala Dinas Pendapatan Keuangan dan Kekayaan Daerah Aceh Singkil, Nasjudin, Rabu (6/4) mengatakan, pihaknya telah megajukan surat perintah pembayaran (SP2D) dana BOS triwulan pertama sekolah swasta ke Bank tempat pembayaran.
Jika belum terbayar, mungkin sedang dalam proses. BOS untuk sekolah swasta adalah masuk dalam pos belanja hibah. (OL-12)
sumber: http://www.mediaindonesia.com/read/2011/04/07/216079/293/14/Sekolah-Swasta-di-Aceh-Singkil-belum-Terima-Dana-BOS