Oleh; Achmad Ikrom
Bohong, tamak, rakus dan serakah pada hakekatnya adalah lahir dari ibu kandung yang satu, yaitu kebodohan jiwa. (KH. Musthafa Bisri).
Pendahuluan.
Peradaban modern menurut psikolog dan konselor kejiwaan berpotensi membawa virus gangguan kejiwaan. Hal tersebut disebabkan kekosongan spiritual keagamaan dalam diri manusia modern. Pemisahan pemahaman keagamaan dari kehidupan dunia adalah pemicu utamanya.
Sekarang, manusia telah melewati fase yang biasa disebut sebagai peradaban modern. Istilah modern ini berasal dari kata latin moderna yang artinya ‘sekarang’, ‘baru’ atau ‘saat ini’. Jika kita merujuk pada makna asli modern, maka dapat dikatakan bahwa manusia selalu hidup di zaman modern. Oleh karena itu, kalau dilihat dari segi waktu, sejarawan sepakat bahwa sekitar tahun 1500 adalah kelahiran zaman modern di Eropa. sejak saat itu, kesadaran waktu akan kekinian muncul di mana-mana. Akan tetapi yang dimaksud oleh para ilmuan tentang modern adalah sebuah kesadaran kritis terhadap persoalan kekinian. Karena itu, istilah perubahan, kemajuan, revolusi, pertumbuhan adalah istilah-istilah kunci kesadaran modern. Dengan kesadaran inilah manusia kemudian mulai mengerahkan tenaga dan fikirannya untuk mencapai modernitas. Atau dengan kata lain, fase modern ini ditandai oleh kemajuan rasionalitas manusia. (lagi…)