Nalar Politik Islam

Judul                : Agama Politik

Penulis              : Prof. Ahmad Vaezi

Penerbit            : Citra

Cet                   :  Pertama, 2006

Tebal                :  vi + 290 hlm.

Harga               :  Rp. 29,000,-

 

Nalar Politik Islam

 

Agama yang dihadirkan melalui Pewahyuan, menurut sebagian kalangan, tidak hanya mengatur tata cara mandi dan berwudlu. Tapi mengatur seluruh aspek kehidupan. Benarkah?

 

Ia diturunkan oleh Tuhan agar manusia tidak bersitegang, memaksakan pendapat terhadap sesama dalam mengatur. Mungkinkah?

 

Ia diwahyukan melalui al-Qur’an dan Sunnah agar terselenggara sebuah sistem kehidupan yang sejajar dan sama rata. Faktanya?

 

Lantas, bagaimana merumuskan sebuah konsep politik dari sumber-sumber agama yang, pada kenyataannya, selalu ragam dalam penafsiran dan persepsi? Tidakkah kesimpangsiuran enafsiran ini malah membuka konflik yang bisa-bisa bertentangan dengan tujuan diwahyukannya agama, yang diklaim sebagai agama politik?

 

Masih relevankah klaim agama adalah sistem politik dalam masyarakat yang majmuk dan modern? Bukankah mempolitikkan agama berarti menodainya? Bagaimana para pendukung agama politik menjawab keragu-raguan kaum secular?

 

Untuk mendapatkan jawabannya, silahkan baca dalam buku yang ditulis oleh Ahmad Vaezi ini.

1 Comment

  1. mas, bagaimana kalau kamu buat komunitas diskusi? misalnya tentang al-Quran sebagai panduan pemerintahan, inikan soal yang sebenarnya sudah sangat lama – tapi juga masih selalu layak utk didiskusikan. mislanya bagaimana bentuk al-Quran dalam mengungkapkan kekafahannya dalam sistem pemerintahan-sementara perkembangan selalu terus berlanjut. makasih. aku salut dengan blog saudara. makasih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s