PANDUAN PRAKTIS ISTIGHASAH

 

Penyusun          : KH. Musthafa Aqil & Muhyidin Fatah, MA

Penerbit            : PP.LDNU & Pustaka Ta’awun

Cet.                  : III, Muharram 1429/ Januari 2008

Tebal                : x + 84 hlm.

 

Musibah atau bencana dapat pula berarti cobaan – karena dengan adanya musibah tersebut akan ada upaya peningkatan keimanan dan amal shaleh, atau justru sebaliknya, membuat seseorang semakin lupa dan jauh dari Allah SWT. Musibah dapat pula diartikan sebagai peringatan dari Allah SWT.

 

Dengan begitu, jika pada diri seseorang muncul kesadaran terhadap kejadian tersebut paling tidak ia akan segera bertobat dan kembali ke jalan yang benar. Namun, ada pula musibah yang disebut adzab, oleh karena datangnya musibah tersebut merupakan pembalasan Allah SWT akibat perilaku dan ulah manusia yang telah melampaui batas – menerabas ketentuan-ketentuan sunnah-Nya.

 

Dalam kontek ini pula, istighasah menunjukkan jihad umat manusia untuk membebaskan diri dari setiap kemungkinan persoalan yang dapat memperpuruk kondisi kehidupan dan lingkungannya. Karena kekuatan doa adalah senjata paling ampuh bagi kaum beriman (Addua’ Silahul mukminin).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s