Lima Bulan 969 Perceraian di Lamongan

Selasa, 17 Juni 2008 | 15:47 WIB

LAMONGAN, SELASA – Sampai Mei 2008 terjadi 969 kasus perceraian yang tercatat di Pengadilan Agama Lamongan. Dari kasus perceraian yang masuk perkara cerai gugat mendominasi kasus perceraian di Lamongan sebanyak 516 kasus.

Kasus perceraian banyak terjadi di daerah Lamongan utara yang sebagian besar masyarakatnya nelayan seperti wilayah Brondong 102 kasus, dan Paciran 75 kasus. Kasus perceraian juga banyak terjadi diwilayah Kecamatan Laren 65 kasus dan Kecamatan Kota 62 kasu s.

Sebagian besar kasus perceraian tersebut akibat perselisihan. Faktor penyebab perselisihan dipicu kawin paksa, cemburu, faktor akonomi, kawin di bawah umur, tidak ada keharmonisan, dan gangguan pihak ketiga. Kepala Pengandilan Agama Lamongan Ramli Anwar S elasa (17/6) mengatakan daerah utara Lamongan selalu mendominasi kasus gugat cerai.

Banyak pihak istri yang mengajukan gugatan cerai pada suaminya akibat perselisihan dan ketidak harmonisan keluarga. Faktor terbesar yang memicu perceraian yakni kurang tanggung jawab dari pihak suami. Tidak ada keharmonisan dan permasalahan ekonomi juga menjadi pemicu, kata Ramli.

Sementara Pengadilan Negeri Lamongan menyebutkan kasus perceraian non muslim sangat kecil. Selama 2007 lalu hanya terdapat tiga kasus. Sampai Mei 2008 ini terdapat dua kasus perceraian dengan penyebab ketidakharmonisan dan perselisihan. www.kompas.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s